• Buletin Al-Ikhlash

    Diterbitkan Oleh:
    Seksi Dakwah Yayasan Pondok Pesantren Al-Ikhlash Wuluhan Jember.
    Penasehat:
    Ust.Ahmad Amar Syarif
    Pemimpin Redaksi:
    Ust. Muhammad Ayyub
    Pemimpin Usaha:
    Ibnu Muchsin Al-Rosi
    Dewan Redaksi:
    Ust. Ahmad Amar Syarif,
    Ust. Muhammad Ayyub,
    Ust. Hamzah Amali,
    Ust. Abdullah Muid.
    Sekretaris:
    Abu Owais
    Keuangan:
    Fredy
    Sirkulasi dan Distribusi:
    Abu Ismail, Ihsan,
    Alamat Redaksi:
    Pondok Pesantren Al-Ikhlash No.76, Dukuh Dempok, Wuluhan, Jember, Jawa Timur, Indonesia. Telp (0336) 621286. Tromol Pos 01.
    Info Berlangganan:
    Infaq Rp.200/lembar Untuk luar kota pemesanan minimal @50 eks =Rp 50.000/bulan (Jawa) & Rp 55.000/bulan (Luar Jawa) - Sudah termasuk ongkos kirim. Rekening 8910152361 BCA a/n A.Hadiq. Hub: 081342298660.
    Layangkan Pertanyaan:
    Via SMS dan Telp ke (0331) 7804690
  • Maret 2014
    S S R K J S M
    « Nov    
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • Meta

  • Kajian Salaf

Hukum berhijab (berjilbab)

Beberapa penanya dari wanita muslimah menyatakan keprihatinannya kepada kami tentang kenyataan banyaknya wanita muslimah yang masih enggan untuk ber-hijab (berjilbab). Dengannya mereka meminta kepada kami untuk menjelaskan tentang kewajiban berjilbab dan syarat-syarat busana muslimah yang sesuai syari’at Islam. [Redaksi]

Jawab :

Ketahuilah wahai para wanita muslimah, bahwa yang mem-bedakan antara manusia dengan hewan adalah faktor pakaian dan alat-alat perhiasan. Allah  berfirman:

Artinya : ‘Hai anak Adam, Sesungguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan dan pakaian takwa itulah yang paling baik.’ [Qs. al-A’raaf 26]

Pakaian dan perhiasan itu adalah dua aspek kemajuan dan per-adaban. Meninggalkan keduanya berarti kembali kepada kehidupan primitif yang mendekati kepada kehidupan hewani. Sedang hak milik wanita yang paling utama adalah kemuliaan, rasa malu, dan kehormatan diri. [Lihat Fiqhus Sunnah 2/209 oleh Sayyid Sabiq].

Pakaian dalam Islam bukanlah hanya sekedar hiasan yang menempel di tubuh, tetapi pakaian yang menutup aurat. Dengannya Islam mewajibkan setiap wanita dan pria menutupi anggota tubuhnya yang menarik perhatian lawan jenisnya.

Masalah berhijab (yaitu berbusana muslimah yang menutupi seluruh bagian tubuh dari kepala hingga telapak kaki) bagi wanita muslimah bukanlah masalah sepele lagi sederhana sebagaimana yang banyak disangkakan oleh masyarakat awam, melainkan masalah besar dan substansial dalam agama ini.

Ber-hijab (berjilbab) bukanlah sisa peninggalan adat atau kebiasaan wanita Arab, sehingga wanita non-Arab (wanita Indonesia) tidak perlu menirunya, begitu juga ia bukanlah masalah khilafiah, diperselisihkan ada tidaknya berhijab itu sehingga wanita muslimah bebas mengenakannya atau tidak, tetapi hijab adalah suatu hukum yang tegas dan pasti yang seluruh wanita muslimah diwajibkan oleh Allah  untuk mengenakannya.

Allah  berfirman :

Artinya : ‘Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak diganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’ [Qs. al-Ahzab : 59].

 

 

Allah  berfirman :

Artinya: ‘Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, ….’ [Qs. an-Nûr : 31].

 

Dua ayat di atas telah memberikan batasan yang  jelas tentang pakaian yang harus dikenakan

oleh wanita muslimah, yaitu wajib menutup seluruh tubuhnya kecuali apa yang dikecuali oleh syariat (yang dimaksud dalam hal ini adalah wajah dan dua telapak tangan dan ini diperselisihkan oleh ulama). Ketetapan syari’at ini tidak lain adalah untuk melindungi, menjaga, serta membentengi wanita dari laki-laki yang bukan mahramnya.

 

BERHIJAB ADALAH IBADAH

 

Ber-hijab adalah ibadah, dengan ber-hijab berarti sang wanita telah telah melaksanakan perintah Allah. Melaksanakan perintah ber-hijab sama dengan melaksanakan perintah shalat dan puasa.

Barangsiapa yang mengingkari kewajiban ber-hijab dengan secara menentang berarti mengkufuri perintah  Allah  yang dapat dikategorikan sebagai murtad dari Islam. Tetapi jika ia tidak ber-hijab lantaran semata-mata mengikuti situasi masyarakat yang telah rusak – dengan tetap yakin akan wajibnya – maka ia dianggap sebagai wanita yang mendurhakai dan menyalahi perintah Allah  yang telah berfirman dalam al-Qur’an :

Artinya : ‘…. dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu …’ [Qs. al-Ahzab : 33].

 

BELUM MANTAP BERHIJAB

 

Karena ber-hijab adalah kewajiban dari Allah, maka tidak dibenarkan seorang wanita muslimah menyatakan dirinya tidak mantap atau belum siap ber-hijab. Karena sikap ini berarti mengambil sebagian perintah Allah  dan mencampakkan yang lainnya. Padahal Allah  berfirman :

 

 

Artinya : ‘Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya. Maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata [Qs.Al-Ahzab: 36]

KESIMPULAN

 

1.       Ber-hijab (berjilbab) itu wajib bagi seluruh wanita muslimah.

2.       Ber-hijab yang memenuhi syarat adalah apabila hijab tersebut menutupi seluruh tubuh melainkan kecuali apa yang dikecuali oleh syariat (dan akan datang penjelasan secara lengkap tentang busana muslimah yang sesuai dengan agama).


73 Tanggapan

  1. Sebarkanlah siar tentang berjilbab ini, semoga menjadi tuntunan yang baik bagi kaum hawa…

  2. Membiasakan berjilbab sejak dini adalah langkah awal yang sangat baik agar anak mengerti akan kewajibannya dan Insya Allah akan terbawa sampai ia dewasa.

  3. seharusnya penulis tidak terbawa sentimen aliran pemikiran golongannya,sehingga melupakan asbabunnuzul ayat tentang jilbab,menurut hemat saya jika berjilbab itu wajib bagi semua wanita muslimah sebagaimana QS.Alahzab : 59,maka dalil tentang berkerudung hingga menutupi dada dalam QS.Annur : 31 apa hukumnya?sebab secara lafadz pun tanpa melihat tafsir/asbabunnuzul ayat jelas sekali bahwa QS.Annur : 31 menunjukan hukum wajib bermakna ‘Am,sedangkan Qs.Al Ahzab : 59 bermakna khos,jadi salah sekali jika menghukumi kedua dalil tsb bermakna ‘am untuk seluruh wanita,sebab akan terjadi tubrukan/atau pertentangan hukum,disatu sisi mewajibkan jilbab yang tertutup semuanya,disisi lain mewajibkan kerudung yang menghulur sampai dada,jadi dalil mana yang benar kalau mau diartikan kedua-duanya bermakna ‘Am?apakah anda berani mengatakan bahwa Allah plinplan?siapakah yang tidak jeli dalam hukum,kita atau Allah?

    • Qs. Al-Ahzab bermakna ‘Amm [berlaku umum untuk segenap kaum muslimat]. Perhatikan isi firman-Nya: “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-itrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang beriman…” kata ‘istri-istri orang beriman’ menunjukkan pada keumuman, dalam artian: Seluruh istri kaum muslimin mesti berjilbab.
      QS. An-Nur juga bermakna ‘Amm [berlaku umum untuk segenap wanita Muslimat]. Perhatikan isi firman-Nya: ..Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya..” kata: ‘hendaklah mereka’ menunjukkan pada keumuman.

      Lalu adakah pertentangan dari dua keumuman diatas: Antara keharusan memakai jilbab dan keharusan memakai kerudung?
      Jawabanya: Tentu tidak. Sebab makna keduanya antara kerudung [atau dalam bahasa arabnya disebut dengan khimar] dan jilbab tidaklah sama. Kerudung itu adalah kain yang digunakan oleh kaum hawa untuk menutupi kepala, leher, dan bagian atas dada. Sedang Jilbab adalah pakaian longgar/lebar yang menutupi seluruh tubuh yang dikenakan oleh perempuan di bagian luar baju dan kerudung.[pemaknaan ini bisa kita lihat dalam berbagai kamus arab: semisala al-qamus, al-mishbah, Mukhtar al-shihah, dll]. Dengan demikian maka tidak ada pertentangan antara satu ayat dengan ayat lainnya. Kesimpulannya: ————apabila perempuan keluar dari rumah hendaklah mengenakan kerudung, kemudian diatas kerudung itu ditutup dengan jilbab. Ini tentu akan lebih menutupi bagian atas tubuh dan menyembunyikan lekuk tubuh bagian atas.—————-Sekian.

      • kaya’nya orang yang mengatkan kedua ayat di atas bertentangan yang lebih tidak faham denga ke dua ayat tsb. ana sarankan untuk menelaah kitab tafsir ayatul ahkam, karanagan imam asobun. yah, biar tambah faham

  4. kelihatannya, sdr abu almujahid ini orang pinter atau sok pinter. kalau mau diskusi ya diskusi saja mas jangan bawa2 kata2 “sentimen aliran pemikiran golongan” lah … dan berani2 nya menantang penulis dengan kata2 “apakah anda berani mengatakan bahwa ….. ” admin saya mohon kata2 itu dihapus …disensor… ! Saya sendiri setuju dengan pencerahan tentang wajibnya Jilbab ….. ditunggu artikel selanjutnya tentang Jilbab, terimakasih.-

    • Maaf, seharusnya kita tidak usah memperdebatkan ini.. yang harus kita fikirkan adalah saudari kita yang masih belum sadar dan tersentak hatinya untuk berhijab…. Jika kita hanya berdebat seperti ini, saya yakin kita hanya akan saling menjatuhkan satu sama lain dan kemajuan Islam akan makin jauh saja… Marilah kita bersatu padu membangun kekuatan bukannya saling menjatuhkan.

  5. JILBAB SANGAT PENTING………
    JILBAB ITU KEBUTUHAN……..
    WANITA MUSTI BERJILBAB……

  6. Astaghfirullah! Masya Allah!
    gimana menurut anda, lebih baik mana kadang pake jilbab kadang juga dilepas daripada ga pake jilbab sama sekali? huhuhu

    • pake! seperti yg suda di sebutkan di atas, jilbaba itu sama dengan solat. ini juga perna ana baca di kitab ayatul ahkam. banyak ulama yang ber[pendapat sama. sahab Rasul, yakni Ibnu Abas mengatkan demikian.

  7. Sebagian orang berkata yang penting hatinya, bukan luarnya. Kami katakan bahwa agama ini bukan hanya mengurusi hati tapi mengurusi hati dan luar. Jelas?

  8. Wahai saudaraku abu mujahid,
    Usahlah kita bertelingkah sesama kita tentang agama kerna di akhir zaman ini banyak perselisihan yang berlaku tetapi kenyataannya amat menyedihkan. Islam dulunya asing dan akan kembali asing. Itulah pesan nabi junjungan kita s.aw. buat zaman kita ni. Namun janganlah kita hanya tahu berdebat dari mencari huraiannya. Andai kamu rasa pendapat kamu benar. Maka benarlah dia dan tak seorang pun dapat menahannya. Tidakkah kita tahu bahwa kita kelak akan di tanya… WA IKHWANUKA? Apakah yang boleh kita jawab di pengadilan yang amat benar ? Janganlah kita memandang siapa yang berkata tapi hendaklah kita dengar pe yang dikata. Andai perkataannya bedasar pd Al Quran dan Hadis. Maka hendaklah kita ikut andai kita beriman pada Allah dan Rasulnya. Tapi klau ada kemusykilan. Carilah jawapan di sebalik yang tersurat. Harap maaf andai ada perkataan menyinggung mana2 pihak kerna sesungguhnya haram bagiku menyakiti sesama agama. Wa salam

  9. haduh bingung malahan….
    wajib ato ndak???
    kok,ada sentimennya segala….

    • Tidak usah bingung. Semua ulama sepakat bahwa menutup kepala, leher dan dada itu adalah wajib hukumnya. Abu Mujahid hanya mempertanyakan: Yang benar pakai kerudung atau jilbab? jadi ia tidak mengingkari kewajiban menutup aurat. [Perlu diketahui bahwa antara kerudung dan jilbab pada sebagiannya memiliki fungsi yg sama, yaitu menutup kepala, leher dan dada] tetapi fungsi jilbab lebih luas lagi.]

      • assalamu’alaikum..
        emangnya bedanya fungsi jilbab sama krudung apa?? mhon d perjelas .. dan mf sblumnya trimmss

  10. Akhi abu almujahid,… antum telah membingungkan ummat atas sesuatu yg wajib hingga timbul keraguan di hati mereka……

  11. Assalamuallaikum….

    Kalian orang2 terpelajar,, orang2 yg dibekali Allah dengan akal dan budi. Sy wanita muslim yang sedang belajar agama,, berharap menemukan pencerahan… Ketika saya men-search nya ttg jilbab,, sy berharap mendapat pencerahan ttg apa yg slama ini mungkin salah…

    lalu apa yg saya temui,, dan maaf,, dan agak-agak nya mengecewakan hati saya… Yg saya dapatkan adalah sekelompok manusia manusia yg menganggap dirinya paling benar.

    Tidak bisakah kalian meleburkan pengetahuan yg kalian punya dengan cara yang baik? Sehingga tidak menyesatkan org yg membacanya. Sehingga bisa menjadi contoh orang2 seperti saya???

    Yg satu menulis. Yg satu nya mengatakan penulis terbawa sentimen lalu membalasnya dengan nada sentimen. Lalu yg satu lagi mengatakan pengkritik org pintar atau org yg sok pintar dengan nada yg sentimen jg…. Ini apa sihh? Apa yg kalian sedang perdebatkan?? Tidak ada pengetahuan baru yg bisa kita manfaatkan,, yg ada hanyalah merasa benar…. memangnya kita ini siapa merasa paling benar? Astagfirullah…. Mungkin sy seharusnya tida usah membuka Page2 macam ini,, lebih baik membungkam saja keingintahuan sy untuk belajar ttg agama sy sendiri… Karena yg sy dapatkan kan adalah kesombongan mereka2 yg merasa pintar….

    Maafkan sy kalau kata2 sy menyinggung kalian2… Sungguh kecewa… Lalu kemana wanita2 seperti sy akan bertanya? Atau biarlah tenggelam mati bersama dunia yg semakin kejam…

    Wassalam….

    • Assalamu’alaikum Nissha,
      Usahlah gusar dengan kekecohan ini, Biarkan mereka. Sesungguhnya agama bukannya dari kita. Makanya janganlah kita berkata seolah agama Islam itu adalah milik kita…Masya Allah. Malulah pada Allah.
      Setiap apa yang Allah perintahkan ada sebabnya. Maka carilah sebabnya knapa jilbab dharuskan bagi muslimah hingga jika tidak memakainya boleh menyeret muslimah ke neraka.. Masya Allah. Na’uzubillahimin zalik
      Saudara ku Nissha.
      Islam adalah mudah. Islam tidak memaksa. terpulang pada anda untuk menilaikan

    • Semoga Allah merahmati wahai Nissha,
      Permasalahan diatas [tentang kerudung dan jilbab diatas] tidaklah separah yang engkau bayangkan. Abu Mujahid hanya mempertanyakan masalah ‘kerudung dan jilbab’ manakah yang dipakai dari salah satu keduanya. Ia tidak mengatakan bahwa wanita tidak wajib memakai jilbab [dia tetap mengakui kewajiban itu, yang dia bingungkan hanyalah antara memakai kerudung atau jilbab untuk wanita muslimah]. Jilbab dan kerudung memiliki fungsi yang sama: Yaitu menutupi kepala, leher dan dada, hanya saja jilbab memiliki makna yang lebih luas dari kerudung [coba lihat jawaban saya diatas untuk abu Mujahid]…..Jadi Nissha tidak perlu bingung. Adapun kata-kata ‘pedas’ yang terucap saat menanggapi antara satu dengan yang lain maka itu dari orangnya masing-masing. Bukan datangnya dari agama. {yang ada dari agama adalah bertutur lembut kepada sesama]…Nah dengan adanya komentar-komentar ini tidak boleh menghentikan langkahmu untuk selalu memnacari ilmu agama. Sewaktu kita mengenakan pakaian tertentu pasti ada saja diantara manusia yang mengkritisi. Apakah dengan kritik itu kita akan berkata: Jika begitu saya tidak akan berpakaian? Tentu tidak bukan? Begitu juga dengan ilmu agama. Jika ada yg mengkritik maka ilmu agama tidak boleh di tinggal apalagi sampai nekat ‘TENGGELAM MATI BERSAMA DUNIA’. Selamat belajar.

  12. Surga?
    ya atau tidak sama sekali..!!

    Ya = berjilbab, sisanya silahkan kau pikirkan…!!

  13. jilbab adalah WAJIB jka engkau merasa wanita muslimah ! !

    • Wahai saudaraku…
      Jangan pernah berani memberi kata perintah. Sesungguh Allah yang berhak menentukan apa yang wajib dan apa yang sunnah. Sebagai hambanya. Marilah kita melakukan daripada hanya tau berkata itu wajid ni haram.
      Ingat saudaraku. Apa pun hukum Allah, biarlah Allah menjadi hakimnya.
      Harap maaf

  14. MasyaALLAH, kok jd berdebat gitu nih para alim…
    Menjulurkan kain hingga ke sluruh tubuh hanya untk para istri nabi n ank prmpuanx ato sluruh muslimah?

    Intinya gmn nih?kami yg wanita biasa hrsx Berjilbab dgn cukup menjulurkan kain hingga menutupi dada ato hrus ke seluruh tubuh n wajah (bercadar)??

    Kami sgt menghrapkn jwbnx yg terbaik.. Syukran katsiran ats tuntunanx..
    Jazakallah

    • Wanita jika keluar rumah hendaknya mengenakan pakaian yang lebih besar dan longgar dari kerudung. Dan itulah yang disebut dengan Jilbab. Adapun pemakaian/penguluran jilbab apakah ia menutupi wajah atau tidak maka itu ada pada perbincangan lain. Yang jelas bahwa ada perbedaan diantara ulama mengenai menutup wajah atau tidak. Namun pendapat yang paling unggul bahwa menutup wajah adalah lebih utama [tidak wajib] mengingat ada beberapa hadits yang menunjukkan bahwa wanita-wanita dimasa kenabian ada yg tidak menutup wajah. Wallahu A’lam.

  15. Wahai saudara2 ku sesama muslim. Mengapakah ada diantara kita bertelingkah sedangkan yang nyata sekarang ini tergantung pada fahaman individual. Janganlah ada di antara kita merasa terlalu pandai hingga menepikan fikiran dan pendapat saudara kita yang lain. Cuba kita fahamkan? Apakah yang kita debatkan? Adakah membabit keluarga kalian? atau maruah kalian? Sedangkan yang jelas adalah apakah yang berkata dan berdebat ini muslimah?
    Kalian hanya pandai berpidato seolah agama ini milik kalian…!!! Subhanallah.
    Masalah yang lebih utama adalah apakah kalian diluar sana mebimbing dan terus memimpin?
    Cuba lihat di luar sana? Kalian sibuk bertikam lidah sedang di luar sana, maksiat bermaharajalela.
    Kenapa tidak ada orang yang mau kedepan untuk melaksanakan apa yang diucapkan…?
    Herannn saya

  16. maaf, mnengah pmbcaraan !!! tpi bgaimna klw pda dsar kta ingin mngenakn jilbab dan mlaksanakan printah sdangkan orgtua atau lngkungan skitar spertinya tdak mngizinkan !!! apa yg hrus dlakukan ??? kan bngung jdinya , klu sja oragtua sndri tdak mnginzinkan dngan alsan yg tdak msuk akal sama skali !!!!

    • Assalamu’alaikum..
      Saudari Yuni. Jelas dan nyata Islam suruh meniggalkan siapa saja yang mempunyai pandangan yang bertentangan dengan agama walaupun orang tua kita sekali pun. Akan tetapi janganlah sampai kita menderhaka atau bersikap biadap pada mereka hanya kerana kita menegakkan hukum yang telah ditetapkan oleh Allah swt. Di sini jelas dan nyata bahwa agama Islam memerlukan pengganut yang bijak menangani masalah dunia dengan menarik rambut di dalam tepung. Rambut tak putus. Tepung tidak berselerak….

  17. Kok Malah pada berantem, mempertahankan egonya masing2… padahal sy sm spt Nissha, sedang belajar & berusaha menyiarkan “wajibnya berjilbab” makanya trs dan trs mencari dalil, hukum, hadist dan penjelasan2 tentang berjilbab, tapi….😦

  18. dgan da nya berjilbab kita bukanya di bot tuk kedok qt ja…..!!!
    maka dr tu lah kita sbagai hmba allah jgn lah bot tu kwjiban tuk menutupi kita g sharusnay kita lakkukan
    mang klo bs tu bot pedoman ank kita n taat pda atran sbgai kita umat islam…
    salam bgi smua umat islam sedunia…..!!!!!!

  19. yg bikin bingung tuh org yg ngingetin ke aku soal jilbab itu pemahamannya begini,
    “jilbab tuh imej, gak peduli elu org baek ato bukan, karna jilbab itu kewjiban,,”
    jd ksan na kwjban islam tu jilbab doank tnpa ada tnggung jwab na, cz pkean dy jg ktat, akhlak nya jg, entahlah,
    dy tuh ngjlanin stu hkum islam tnpa mlihat hkum 2 yg mnyertai nya, gmna ney,???

    • Berislam itu mestilah kaffah [secara menyeluruh]. Tidak sepotong-sepotong. Allah ta’ala berfirman: [Artinya: Wahai orang-orang beriman masuklah kedalam islam secara kaffah]. Adanya fenomena seperti yang anda sebutkan diatas menunjukkan bahwa keislaman orang tersebut masih bersifat tambal sulam. Ada hal yang mesti ia ketahui dan yang ia camkan bahwa Islam itu ibarat ruang yang di dalamnya sudah memiliki aturan yang komplit yang mana seseorang tidak boleh memilih seenaknya sesuai dengan hawa nafsunya……..Dan pada akhirnya kami berkata: Engkau menutup jasadmu dengan jilbab adalah bagus namun pakaian ketakwaan itu adalah lebih baik lagi. Dan diantara pakaian ketakwaan itu adalah berhias diri dengan akhlak yang baik dan menjauhi akhlak yang buruk.

  20. assalamu ‘alaikum.

    saya sedang bingung. saya ada niat unt berjilbab. tapi saya belum mantap. di atas juga telah d sebutkan bahwa berjilbab adalah kewajiban, intinya tidak ada alasan belum mantap. tapi, saya takut bila nanti saya berjilbab tapi kelakuan saya masih nol. saya malu dengan jilbab sy. mohon bimbingannya.
    terima kasih.

    wassalamu ‘alaikum

    • Wa’alaikum salam
      Diantara salah satu bentuk tipu daya setan adalah menghalang-halangi hamba Allah melaksanakan kewajiban yang di beban Allah kepadanya dengan menakut-nakutinya dengan sesuatu yang mencemaskan. Begitu juga setan berupaya menjerumuskan hamba Allah dalam kemaksiyatan dengan janji-janji selangit. Bukankah Adam dikeluarkan dari syurga lantaran iblis berhasil menipu Adam untuk memakan buah terlarang dengan janji kekekalan?
      Saudariku…..timbanglah ini baik-baik:
      1. Kematian itu datang secara tiba-tiba. Bagaimanakah keadaanmu jika engkau bertemu dengan Allah Yang Maha Tinggi lagi Perkasa sedang engkau tidak menjalankan perintahnya? [perintah beljilbab].
      2. Berfikirlah secara positif dengan berkata: Aku akan berjilbab dan akan berupaya menampilkan akhlak yang baik. Ini adalah mentalitas orang-orang beriman.
      3. Tidak berjilbab lalu kelakuan nol berarti engkau telah mengumpulkan dua dosa: Dosa tidak berjilbab dan dosa kelakuan yang buruk.. Adapun jika engkau berjilbab namun kelakuan masil nol, berarti engkau hanya mengumpulkan satu kesalahan. Pilih dua atau satu? Berusalah memilih yang ketiga: Yaitu mengumpulkan dua kebaikan: Mengenakan jilbab dan berusaha memperbaiki akhlak.

    • mantapkan aja ukhti… jilbab kan lebih menjaga ukhti… klo ukhti sunmgguh2 insya Allah, Allah akan membimbing Ukhti.

  21. saia juga msh buanyak bgt dosa yg menempel di diri ini…!!! Jilbab atau Kerudung ???
    Tentukan mana yg lebih baik untuk kebaikan si Muslimah tersebut untuk menjaga kehormatan-nya !!!

    Hanya untuk istri Rosul atau semua Muslimah sampai saat ini ???
    Rosul memerintahkan pada Istri-nya, anak-anak perempuan-nya…. !!!
    Sooo…. para suami (sebagai umat-nya Muhammad) juga harus memerintahkan pada istri-nya, anak-anak perempuan-nya..!!!!

    apa sih susahnya ikutin printah ini untuk kebaikan ?

  22. sedih skali mngetahui sodara, sahabat, dn org2 trsayang qt tdk brhijab…
    Sdh brusaha mengajak mrka brhijab tp mrka bralasan:
    1. Blm siap
    2. Mw senang2 dl (glodhak!)
    3. G blh m ortu
    4. Tmen2 pada g krudungn
    5. Jadi bulan2an ejekn kl pk jilbab

  23. bgmn law qt blom mampu utk berhijab ?????krn sebagian wnita mengatkn berhijab itu panasss….jd bgmn cara menjelaskn kpda mereka ??????

  24. Ass ww
    Wahai saudaraku….

    Pedoman Hidup Seorang muslim ‘ Qur’an dan Hadist’
    Jangan Terbesit Keraguan DiHati Tentang ini

    Mau kemana dibawa Hidup ini…..tanpa Quran….
    Jadi ….—>> Bacalah Quran,
    —>> Pahami Artinya,
    —->>Terapkan Dikehidupan Kita……

    Insyaallah ….Selamat …Hidup …Kita Amin….

    Wasalam

  25. ayo sodari2 ku berjilbablah…dulu ak juga ragu untuk berjilbab karena merasa belum siap, belum mantap, shalat masih bolong2, pengetahuan ttg islam juga nol.tetapi setelah alhamdulillah ak nekad memakai jilba 2 thn yg lalu, tiba2 aja ak jadi merasa malu kalo tidak shalat, malu kalau berkelakuan kurang baik, alhamdulillah pelan2 jadi rajin dan mulai belajar ttg Islam. Kalau kira ragu, sampai kapan juga terus ragu…..so do it aja, kita ga pernah tau kapan Allah memanggil kita “pulang”. dan ga ada kata tidak siap dan ga mantap untuk itu. Siap ga siap kita pasti “pulang” ke Allah, Siap ga siap juga kita memang wajib memakai jilbab….coba buktikan sendiri, Insya Allah, Allah pasti membantu semua hambanya yang mau berusaha…..amin

  26. komentar kalian membuat aq putus asa dlm mencari kebenaran…..

    • ukhty ummi yg shaleha..jgnlah berptus asa dlm mncari kebenaran dr Risalah Allah..carilah ilmu dr manapun kau berada..jgn hny mndgrkan dr satu pihak sja..insya Allah msh bnyk sdra2 qt yg bs mmberikan pencerahan tnp kesan membingungkan.. semangaat !!!!! ^_^

  27. saya mau tanya ,
    bagaimana agar aya tetap memakai jilbab .
    kae\rena saya ingin selalu menutup aurat saya .

  28. Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh..
    saudara2ku yg dirahmati Allah..
    Belajarlah dr sifat Rosulullah dlm berdakwah..beliau yg mnghormati kaum hawa..tawadhu’ dlm brtutur kata..bijak dlm mnyampaikan RisalahNya..

    saudaraku yg diberi kelebihan ilmu oleh Allah..bljrlah dr padi yg smakin berisi mka semakin menunduk..bgtulah kalian yg mrasa tlah memiliki kelebihan ilmu..mengalirlah spt air..jgn spt mmbuat kubangan artinya jk kalian mnerangkan suatu permasalahn mka jelaskanlah scra gamblang tnp mnyesatkan/membingungkan orglain aplg smp merasa diri paling benar..

    soal hijab mmg sudah tertera dlm AlQur’an..yaitu wajib hukumnya bgi seorg wanita menutup auratnya.jk ditelusuri lbh jauh..bnyk manfaat yg diperoleh jk seorang wanita menutup auratnya.selain dr segi psikologisnya smp segi kesehatannya.

    mgkn hny itu pndapat dr ana yg dhoif dan msh haus akn ilmu..salam ukhuwah islamiya..

    Wassalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh..^_^

  29. asalamualaikum…

    saya mau berbagi pendapat..

    dalam artikel ini ngga ada yang salah . yang membedakan jilbab dan kerudung adalah ..
    jilbab = baju pajang yang longgar(tidak memperlihatkan lekuk tubuh seorang wanita)
    kerudung=kain yang menutupi kepala sampai bagian bawah dada
    jadi jelas yang boleh terlihat hanya bagian wajah dan tangan saja.
    begitu allah menyayangi umat nya agar kita(para wanita)tidak dilecehkan.

  30. Selama ini saya masih memakai kerudung sekedarnya dan bercelana panjang, tapi sekarang INSYA ALLAH saya siap berjilbab…

  31. saya kan krja di toko komputer. emg sih saya berjilbab,tp saya ga pake jubah,karna kalau saya pake jubah akan mengganggu pekerjaan saya,karna saya juga angkat barang@ berat. tapi saya juga merasa berdosa,karna belum bisa memakai jubah.
    mohon jawabannya.

  32. saya wanita ISLAM tp saya malu berkrudung….dlm hati sllu tRbesit untuk memakaix tp keragu raguan trs mnghampiri jd sy sll pnya alasan untuk diri saya sendiri untuk tidak beRkeudung…..

    • Malu menunjukkan identitas keislaman? Setiap agama memiliki identitas. Jika orang-orang kristen tidak malu membawa salib kemana-mana? lalu mengapa kita harus malu memakai jilbab kita? Siapa lagi yang akan menunjukkan syiar-syiar Islam ini (pakai kerudung) kalo bukan kita-kita ini? Apakah pantas kita malu pada manusia namun kita tidak malu kepada Allah?

  33. Astaghfirullah…….dalil diatas sudah jlas saudara ku…..alquran adalah kalamullah(prkataan Allah) sdah jlas jilbab yg mnutup dada adlah kewajiban bgi kaum hawa demi kmuliaan mreka……..jgn diprdebatkan lg ingat !!!!! cukup” jilbab itu wajib…!!! kita ini mnusia jgn ngeyel dngan prntah….

  34. Baca dan fahami penjelasan dg tenang dan sabar, bila tak mengerti bertanya, dan bila antum telah mengerti, mohon sesuatu yg benar jangan diperselisihkan..
    Janganlah membuat yg Mudah menjadi sulit

  35. ass…
    Saya mw tanya, ql saya memakai kerudung menutupi dada, tetapi saya tetap memakai celana panjang dan kaos panjang, apakah itu sudah benar? Atau saya harus pake rok panjang?

  36. jangan ragu tuk berjilbab wahai para muslimah.. karena itu adalah kewajiban kita sebagai hamba Alloh… hiraukan keraguan yang ada dalam hati untuk tidak berjilbab karena itu adalah hasutan musuh kita (syaithon).. berlindunglah kepada Alloh dari godaan syaton..Allohuakbar.

  37. Semoga para kaum hawa..dapat memahami makna berhijab yg sesungguhnya..
    Bukan berhijab hanya untuk mengikuti trend semata…:)

  38. 1. hmmhmhmhm alhamdulillah saya berjilbab .. tp, solat sayaa msi kadang2😦 bahkann hampir gk pernah lgi ..
    menurut kalian apa yg hrus saya lakukan ?

    2. apa hubungann jilbab dengann perilakuu ?

  39. terimakasih ilmu2nya…
    perbedaan itu rahmad

  40. Ini sangat rancu sekali, Kalau benar Jilbab itu WAJIB diperintahkan dalam Al-Quran. Mengapa Jilbab di Indonesia baru nge-booming/ nge-trend sekitar 20 thn lebih yg lalu…?. Wanita2 musim Indonesia zaman dulu tidak mengenal jilbab. Mereka cukup menggunakan kerudung/selendang dipadukan dgn busana daerah, sudah merasa Islami. Karena itulah ciri khas wanita muslim Indonesia yang bangga dengan busana nasional tapi tidak mengurangi nilai atau tingkat keimanan seseorang.

    Yang mau saya sorot adalah, kenapa wanita yg berhijab zaman sekarang tidak mau menggunakan (anti, alergi) atau meninggalkan busana asli tradisional daerah Indonesia, kita ambil contoh : busana adat Sunda & Jawa.

    Apakah warisan leluhur adat Sunda & Jawa (busana/tarian adat asli) ada yg salah…? Tdk agamis…? tidak sopan…? Disinalah letak permasalahan wanita muslim Indonesia sekarang…!!!

    Sebelum adanya trend Jilbab yg nge-booming diakhir thn 80-an, orang tua kita dahulu, contohnya : nenek & saudara2 saya dulu. Mereka bisa selaras menggunakan busana adat Sunda dengan busana muslim.

    Dan saya sbg salah satu saksi mata, krn pernah mengalami zaman sebelum trend jilbab yg datang dari kebudayaan Timur Tengah merengsek habis busana adat nasional. Para wanita muslim Indonesia dahulu, contoh : guru2 sekolah saya, Dosen saya, orangtua temen atau saudara saya.

    Mereka bisa menggunakan busana asli tradisional pada acara2 tertentu (pernikahan, upacara adat, hari kartini dll) dengan menggunakan kerudung yg menjadi ciri khas wanita Islami jIndonesia……dan menggunakan busana muslim pada acara/ritual keagamaan (sholat, pengajian, hari2 besar agama islam dll)
    Apakah kita berani bilang kalau orangtua/wanita muslim dahulu tidak tahu/tdk mengerti Al-Quran..? Mereka kurang agamis…? Kurang Sempurna iman-nya…? Tidak Kaffah…? Tidak sopan dengan menunjukkan aurat-nya krn tdk menggunakan Jilbab….?

    Kalau memang wanita muslim harus berjilbab seperti sekarang ini, kenapa tidak dari dulu saja wanita Indonesia menggunakannya….(baca di artikel yg berjudul : Jilbab Itu Budaya Asing (sumber : http://sosbud.kompasiana.com/)

    Budaya barat yang menerpa Jepang tidak menghapus budaya Jepang. Mereka bisa berdampingan secara koheren. Disaat-saat tuntutan modernitas, mereka berbusana layaknya masyarakat modern berbudaya dan dunia secara universal. Namun disaat pesta dan acara bersejarah, pakaian tradisional menjadi kebanggaan negeri mereka.

    Berbeda dengan di Indonesia. Ketika budaya berjilbab datang dari timur tengah meringsek budaya lokal tanpa ampun. Kaum radikal bukan hanya tidak mau menggunakan pakaian tradisional tetapi bahkan melarang sanggul yang diakategorikan haram.

    Wajar kalo dulu Rd Ajeng Kartini sering nulis surat curhat kepada teman-temananya tentang akulturasi budaya dari barat dan islam terhadap perubahan budaya lokal. Apa jadinya Pahlawan nasional dari Aceh Cut Nya Dien dan Cut Meutia , jika tahu budaya barat yang ditentangnya , tapi justru budaya timur tengah yang mengubah budaya Aceh dan melarang/merazia busana tradisional asli yang pernah dipakai pahlawan wanita tersebut.

    Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya. Bangsa yang maju adalah bangsa yang bangga akan budayanya.

    Mengapa bangsa Indonesia lebih menginginkan budaya timur tengah daripada budaya aslinya. Lebih membanggakan akan sejarah kejayaan bangsa lain seperti khalifah dibandingkan kejayaan Majapahit atau Sriwijaya.

    Siapa lagi yg perduli utk memperkenalkan & menyelamatkan busana tradisional yg sdh menjadi identitas kebangaan kita di mata dunia internasional, kalau bukan kita….atau kita tinggal menunggu kepunahan-nya….dimana nanti hanya 1 budaya saja yg ada di Indonesia tercinta ini….

    Apakah hrs orang asing atau “orang yg tak berjilbab” yang perduli mau menyelamatkan dengan menggunakan busana daerah asli tradisional bangsa kita….?

    Ada suatu cerita orang Indonesia yg tinggal di Jepang. Saat acara pagelaran seni budaya di Jepang. Beberapa wanita Jepang melihat wanita Indonesia memakai kimono. Teman tomodachi dari Jepang pernah bertanya : Apakah Indonesia punya pakaian tradisional? Seperti apa itu?

    Tanpa menjawab orang Indonesia itu melihat sebagian mahasiswa perempuan Indonesia yang tidak memakai kimono, mereka berjilbab tidak ada bedanya dengan orang Malaysia menggunakan pakaian tradisional timur tengah. Para wanita Jepang itu terheran, sudah punahkah busana asli kebudayaan bgs Indonesia…?
    Saya jadi ingat akan dandanan busana tradisional Indonesia yang sudah sangat jarang terlihat lagi . Iya….di Indonesia, kalo gak salah namanya sanggul atau dalam bahasa sunda Gelung. Sudah lama, saya tidak pernah melihat sanggul.

    Saya ingat pernah membantu PR bahasa sunda keponakanku yang berbunyi “ nyalidung kanu gelung”. “Gelung itu apa?” Gelung itu sanggul’ jawab saya. “Sanggul itu apa?. Saya tidak bisa menerangkan lebih lanjut, karena sulit untuk mencari contohnya. Dulu , Sanggul tidak akan lepas dari kebaya yang merupakan busana tradisional Indonesia. Pada acara-acara pesta dan bahkan kebesaran Negara, banyak wanita yang menggunakan sanggul.
    Tetapi sekarang, bisa kita lihat sendiri….sangat memprihatinkan…..

    “Bangsa yang BESAR ialah, bangsa yang TAHU MENGHARGAI Sejarah, Budaya & Para Pendahulunya…….”

  41. 1. Apa hukumnya di Agama Islam mengenai wanita Muslim Berjilbab tapi dia pake susuk dan mendalami Ilmu Hitam dalam hal ini dia pengikut atau pemuja Nyi Blorong.

    2. Doa apa yang harus kita doa kan buat orang orang seperti mereka, agar mereka sadar dan berjalan di jalan ALLAH SWT

    • Assalamu’alaikum wr wb.

      saya coba jawab sepengetahuan saya ya sahabat adit.
      dalam kasus ini kita masih harus menawarkan terlebih dulu kepada wanita muslim ini untuk bertobat. Dan jika dia bertobat sebelum dia meninggal maka dia akan kembali menjadi muslim, tapi jika dia tidak bertobat sebelum meninggal maka seluruh amal yang selama ini dilakukan akan terhapus dan dia akan kekal di dalam neraka . Ini sesuai dengan yang tertera di QS Al Baqarah : 217. Nah selain itu Islam juga menentukan hukuman untuk orang yang murtad yaitu hukuman mati.
      Tapi perlu diperhatikan bahwa harus berhati2 dalam memutuskan seseorang itu telah kafir atau tidak karena berdasarkan Hadis “Jika seseorang mengafirkan saudaranya yang lain, berarti salah satu dari mereka telah kafir” (HR Muslim).
      Untuk doa, saya kira bisa doa seperti biasa dengan bahasa Indonesia juga tidak masalah. Insya Allah

  42. buat sdr yudizishm….bukan manusia yg memerintahkan tapi Alloh krn sudah jelas tertera dalam al-Qur’an..penulis hanya berusaha menyampaikan ayat2 Alloh….daripada mencari kesalahan penulis bukankah lbih baik qta sama2 pelajari ayat2 al-Qur’an yg mungkin qta blm pernah tau

  43. Izin ngopy untuk pembelajaran buat Istri. semoga Allah menjadikan amal soleh buat pemilik konten ini … Amin

  44. Jadsi mau berhijab tapi…… Dosa kah bila menunda untuk berhijab?karena kerjaan?

  45. […] Hukum berhijab (berjilbab […]

  46. Lalu bagaimana jika sewaktu keluar rumah(insyaAllah) berhijab , tapi ketika sekolah tidak karena tinggal beberapa bln lg (InsyaAllah) lulus dan menunggu seragam baru untuk berhijab? ?

  47. Subhanallah

  48. jika itu yg amu yakini ia lnjutkanlah, tafsir dari kitab apa itu ya, nah lo brarti yg g brjilbab dosa, wah wah wah, dari 73golongan, ini bsa dnilai islam itu keras, yg g brjilbab dosa? d indo ja g ada 10% yg pke jilbab, dosa mua dong, wah payah

  49. izin copas ust..

  50. mantap semoga semakin banyak wanita sadar untuk berjilbab

  51. Terimakasih atas informasinya insya allah saya sudah mantap berjilba.

  52. perintah berhijab oleh Allah SWt tdk jelas maksudnya. hanya utk mudah dikenali dan tidak diganggu.
    dikenali oleh siapa? oleh Allah..? masa Allah gak tau sih mana yg muslim mana yg kafir.
    supaya dikenali oleh Nabi? utk apa?
    kalau alasan lainnya spy tdk diganggu, itu sifatnya situasional pd saat itu saja.
    Jadi, alasan berhijab menurut saya tdk prinsipil, hanya tanda bhw si A itu pengikut Nabi saw. Itu artinya sama spt umat nasrani memakai kalung salib.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: