• Buletin Al-Ikhlash

    Diterbitkan Oleh:
    Seksi Dakwah Yayasan Pondok Pesantren Al-Ikhlash Wuluhan Jember.
    Penasehat:
    Ust.Ahmad Amar Syarif
    Pemimpin Redaksi:
    Ust. Muhammad Ayyub
    Pemimpin Usaha:
    Ibnu Muchsin Al-Rosi
    Dewan Redaksi:
    Ust. Ahmad Amar Syarif,
    Ust. Muhammad Ayyub,
    Ust. Hamzah Amali,
    Ust. Abdullah Muid.
    Sekretaris:
    Abu Owais
    Keuangan:
    Fredy
    Sirkulasi dan Distribusi:
    Abu Ismail, Ihsan,
    Alamat Redaksi:
    Pondok Pesantren Al-Ikhlash No.76, Dukuh Dempok, Wuluhan, Jember, Jawa Timur, Indonesia. Telp (0336) 621286. Tromol Pos 01.
    Info Berlangganan:
    Infaq Rp.200/lembar Untuk luar kota pemesanan minimal @50 eks =Rp 50.000/bulan (Jawa) & Rp 55.000/bulan (Luar Jawa) - Sudah termasuk ongkos kirim. Rekening 8910152361 BCA a/n A.Hadiq. Hub: 081342298660.
    Layangkan Pertanyaan:
    Via SMS dan Telp ke (0331) 7804690
  • Juni 2008
    S S R K J S M
    « Mei   Jul »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • Meta

  • Kajian Salaf

Corat-coret usai kelulusan

Soal:

Ustadz, budaya corat-coret, arak-arakan dijalan dengan bersepeda motor sesuai pengumuman ujian adalah hal yang dianggap lumrah oleh para pelajar. Kata mereka, itu sebagai bentuk kesyukuran kepada Allah. Benarkah alasan itu? Harap dijelaskan hukumnya. (Pelajar)

Jawab:

Jika telah sampai berita kelulusan itu padamu, wahai para pelajar, maka pujilah Allah SWT dan bersyukurlah kepada-Nya. Karena kesyukuran adalah pengikat nikmat tersebut, dan juga karena kenikmatan itu berasal dari Allah SWT bukan karena dayamu, kekuatanmu atau usahamu.

Alangkah baiknya, jika saat itu, saat engkau mendengar berita kelulusanmu, engkau bersujud kepada Robb-mu (sujud syukur) sebagai salah satu bentuk wujud kesyukuranmu kepada-Nya dan juga sebagai bentuk mencontoh sunnah Rosulullah SAW.

Artinya: “Dari Abu Bakrah, bahasanya Nabi SAW ketika sampai kepadanya perkara yang menyenangkan/ menggebirakannya beliau bersungkur sujud karena Allah”. (Hasan Lighairihi. HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi).

Setelah itu, beritahukanlah kabar gembira ini kepada guru-gurumu, orang tuamu, kawan-kawanmu, tetanggamu, dan kepada siapa saja yang engkau kenal agar mereka turut serta bergembira denganmu. Bukankah diantara ciri seorang muslim yang baik adalah senantiasa memasukkan kegembiraan dihati saudara-saudaranya?

  • Bersyukur Tidak Hanya Dengan Lisan

Wahai para pelajar-semoga Allah merahmati dan menyayangi kalian, bersyukur tidak hanya dengan lisan dan kata-kata saja, tetapi syukur harus diekspresikan alam bentuk perbuatan. Bersyukur hanya seatas kata-kata tidak ada bedanya dengan seseorang yang memiliki pakaian tetapi ia hanya memegang ujungnya, tidak memakainya. Maka ia pun tidak terlindungi dari udara panas dan dingin.

Bersyukur dengan perbuatan adalah dengan mengabdi an melaksanakan perintah Allah serta menjauhi diri dari segala larangan-Nya.

  • Kaidah Bersyukur

Ibnul Qayyim dalam kitabnya ‘Madarijus Salikin 2/242‘, menyebutkan bahwa bersyukur itu dibangun atas lima kaidah:

1.      Ketundukkan orang yang bersyukur kepada Allah SWT.

2.      Kecintaannya kepada Allah SWT yang telah memberi karunia.

3.      Pengakuannya terhadap nikmat Allah SWT atasnya.

4.      Pujiannya terhadap Allah karenanya.

5.      Tidak menggunakan nikmat itu dalam hal yang dimakruhkan.

Lima kaidah diatas, menunjukkan secara jelas bahwa hakikat syukur tampak pada lisan, hati, dan anggota tubuh. Bahwa harus ada pengakuan nikmat secara batin dan lahir serta menjadikannya sebagai sarana untuk taat kepada Allah SWT.

  • Corat-Coret Dan Arak-Arakan Di Jalan, Bagian Dari Kesyukuran?

Corat-coret baju, arak-arakan dijalan, berteriak-teriak kegirangan, saling merobek baju, saling berpelukkan dengan lawan jenis, begitu juga dengan cium pipi kanan dan kiri, serta saling berboncengan adalah nyata bukan bagian dari kesyukuran. Karena kesemuanya itu aah perbuatan maksiat yang telah menghancurkan bangunan kesyukuran yaitu kenikmatan tidak boleh dipegunakan dalam hal yang dimakruhkan leh Allah, apalagi pada hal yang diharamkan-Nya.

  • Alasannya?

Corat-coret baju begitu pula dengan merobek-robeknya adalah tergolong dalam perbuatan isyraf (pemborosan) dan perbuatan ini amat dicela oleh Allah SWT. Arak-arakan dijalan dapat mengganggu kenyamanan para pengguna jalan lainnya, bahkan dapat mencelakakan mereka. Rosulullah SAM pernah ditanya tentang kebaikan, beiau menjawab:

Artinya: “Hendaklah engkau mencegah kejahatanmu dari orang lain, sebab hal itu merupakan sedekah darimu untuk dirimu sendiri”. (HR.Bukhari dan Muslim).

Sedangkan salaman, cium pipi kanan dan kiri, pelukan, berboncengan dengan yang bukan muhrimya (pacar, da orang-orang yang tidak memiliki hubungan darah) adal haram. Rosulullah SAW bersabda:

Artinya: “Bahwa ditikan dikepala seseorang dari kamu dengan jarum dari besi, adalah lebih baik baginya daripada ia menyentuh perempuan yang tidak halal baginya”. (Shahih. HR. At-Thabrany. Lihat Ash-Shahihah 226).

  • Pesan Untuk Pendidik (Guru)

Wahai para pendidik yang bijak, para pencetak generasi ummat ini, yang dipundak kalian para orang tua menggantungkan harapan-harapan mereka -sesudah kepada Allah, luruskanlah mereka, para anak didikmu, semampu kalian dari kelalaian-jelalaian yang mereka perbuat dengan kedekatan dan kelembutan yang kalian miliki. Sedangkan jika tampak ada penolakkan dari mereka, maka gunakanlah ketegasan kalian, kaena kalian memiliki kuasa untuk itu.

  • Pesan Untuk Para Orang Tua dan Wali Murid

Berilah bekal kepada anak-anak kita tentang apa yang diwajibkan dan diharamkan oleh Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya. Ingat, tentang anak-anak kita, Allah akan mempertanyakannya di akhirat nanti. Rosulullah SAW bersabda:

Artinya: “Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan diminta pertanggung jawaban tentang apa yang dipimpinnya”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: