• Buletin Al-Ikhlash

    Diterbitkan Oleh:
    Seksi Dakwah Yayasan Pondok Pesantren Al-Ikhlash Wuluhan Jember.
    Penasehat:
    Ust.Ahmad Amar Syarif
    Pemimpin Redaksi:
    Ust. Muhammad Ayyub
    Pemimpin Usaha:
    Ibnu Muchsin Al-Rosi
    Dewan Redaksi:
    Ust. Ahmad Amar Syarif,
    Ust. Muhammad Ayyub,
    Ust. Hamzah Amali,
    Ust. Abdullah Muid.
    Sekretaris:
    Abu Owais
    Keuangan:
    Fredy
    Sirkulasi dan Distribusi:
    Abu Ismail, Ihsan,
    Alamat Redaksi:
    Pondok Pesantren Al-Ikhlash No.76, Dukuh Dempok, Wuluhan, Jember, Jawa Timur, Indonesia. Telp (0336) 621286. Tromol Pos 01.
    Info Berlangganan:
    Infaq Rp.200/lembar Untuk luar kota pemesanan minimal @50 eks =Rp 50.000/bulan (Jawa) & Rp 55.000/bulan (Luar Jawa) - Sudah termasuk ongkos kirim. Rekening 8910152361 BCA a/n A.Hadiq. Hub: 081342298660.
    Layangkan Pertanyaan:
    Via SMS dan Telp ke (0331) 7804690
  • Januari 2008
    S S R K J S M
        Apr »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Meta

  • Kajian Salaf

Menjawab kiriman salam

Soal: Apakah hukum menjawab salam titipan/ kiriman salam (Abu Hanif)

Jawab: Diantara salah satu cara untuk menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang antara sesama muslim adalah dengan berkirim salam antara satu dengan yang lainnya. Kebiasaan baik ini juga dilakukan Rasulullahs. Rasulullahs bersabda: Artinya: “Sesungguhnya aku berharap, jika umurku panjang bisa berjumpa dengan Isa Ibnu Maryam -alaihis salam- Jika diantara kalian ada yang bertemu dengannya, maka samoaikanlah salamku kepadanya.” (Ahmad).

Menjawab salam titipan adalah wajib. Allah Swt berfirman:

Artinya: Apabila kalian diberi penghormatan dengan satu penghormatan (yaitu diberi salam), maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik, atau balaslah dengan yang serupa.” (QS: An-Nisa’ 86).

Rasulullahs bersabda:

Artinya: Hak seorang muslim terhadap muslim lainnya (dan dalam satu riwayat: Kewajiban muslim terhadap saudaranya yang muslim) ada lima: Menjawab salam …. (Bukhari 3/888 dan Muslim 317)

Dua dalil diatas menunjukkan bahwa wajibnya menjawab salam, tanpa membedakan apakah salam itu disampaikan secara langsung ataukah hanya melalui titipan seseorang.

Cara menjawab salam titipan

Adapun cara menjawab salam titipan adalah seperti yang dikatakan oleh Aisyah d dibawah ini:

Artinya: Dari Aisya Ia berkata: Rasulullahs. berkata kepadaku; “Wahai Aisya, Jibril menyampaikan salam kepadamu. Aisyah berkata Wa’alaihissalam Warahmatullahi Wabarakatuhu (Bukhari dan Muslim)

2 Tanggapan

  1. Akh, kenapa mandeg buletinnya?, bagus loh. Terusin ya? ayo semangat dong.!

  2. wah… sudah lama baru reply comment, afwan … iya ini diterusin, sukron dah nyempetin mampir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: