<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title> &#187; Perayaan Muharram</title>
	<atom:link href="http://alikhlash.wordpress.com/tag/perayaan-muharram/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alikhlash.wordpress.com</link>
	<description>Buletin Jumat Pondok Pesantren Alikhlash Wuluhan Jember</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Aug 2009 09:44:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='alikhlash.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/6b06182bf5785bb78e860936f0f6cf50?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title> &#187; Perayaan Muharram</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://alikhlash.wordpress.com/osd.xml" title="" />
		<item>
		<title>Perayaan 1 Muharram (Tahun Baru Islam?)</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com/2008/05/06/perayaan-1-muharram-tahun-baru-islam/</link>
		<comments>http://alikhlash.wordpress.com/2008/05/06/perayaan-1-muharram-tahun-baru-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 15:41:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ibnudahn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[Edisi 049]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Muharram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alikhlash.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Soal:
Insya Allah, hari sabtu nanti kita kita telah masuk pada tanggal 1 Muharram atau tahun baru Islam. Daan bahwa dapat dipastikan awal tahun tersebut akan dimeriahkan dengan beragam acara keagamaan dan hiburan (pawai, gerak jalan, dll) oleh berbagai organisasi keIslaman. Pertanyaannya, apakah benar ada perayaan tahun baru (Muharram) dalam Islam? Jika kita memeriahkan acara tersebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alikhlash.wordpress.com&blog=2804087&post=26&subd=alikhlash&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span>Soal:<br />
</span></strong><span>Insya Allah, hari sabtu nanti kita kita telah masuk pada tanggal 1 Muharram atau tahun baru Islam. Daan bahwa dapat dipastikan awal tahun tersebut akan dimeriahkan dengan beragam acara keagamaan dan hiburan (pawai, gerak jalan, dll) oleh berbagai organisasi keIslaman. Pertanyaannya, apakah benar ada perayaan tahun baru (Muharram) dalam Islam? Jika kita memeriahkan acara tersebut dengan tujuan <em>muhasabah </em>(intropeksi) dan sebagai bentuk syiar keIslaman, apakah dianjurkan? (Hamba Allah).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span>Jawab:<br />
</span></strong><span>Kekeliruan besar yang banyak dilakukan oleh organisasi-organisasi yang berkecimpung dalam medan dakwah saat ini, adalah <em>mentarbiyah</em> (mendidik) para pengikut-pengikutnya diatas pemahaman yang keliru terhadap ajaran agama yang hanif ini. Bahkan tidak jarang dengan pemahaman yang bertentangan dengan maksud dan tujuan dari agama itu sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span><span> </span>Sebutlah diantara beberapa pemahaman atau pentarbiyahan yang keliru tersebut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span><span>1.<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span>Memandang rendah urusan-urusan yang berkaitan dengan aqidah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span><span>2.<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span>Menanamkan budaya taklid dan ta’assub terhadap satu mazhab dari mazhab-mazhab yang ada.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span><span>3.<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span>Mendahulukan <em>ra’yu </em>(akal) dan <em>qiyas</em> (Analogi) yang rusak dari nash-nash yang jelas lagi shahih.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;text-align:justify;text-indent:-0.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span><span>4.<span style="font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span>Menghalalkan segala <em>wasilah/perantara</em> (termasuk wasilah bid’ah) untuk mencapai tujuan yang masyru’.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.25in;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;                    &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span>Perayaan satu Muharram (tahun baru hijriah) adalah salah satu buah dari pemahaman keliru tersebut. Dalam Islam, perayaan awal tahun Hijriyah (termasuk perayaan Milad, baik itu Milad untuk nabi, wali, organisasi atau milad-milad lainnya) adalah bid’ah yang tidak pernah diamalkan dan diajarkan oleh Rasul Saw kepada para pengikut-pengikutnya. Padahal Rasul Saw bersabda:</span></p>
<p><em>Man &#8216;amila &#8216;amalan laisa &#8216;alaihi amruna fahuwa roddun</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Artinya: Barangsiapa yang mengamalkan amalan yang tidak ada dasarnya dalam urusan (agama) kami, maka akan ditolak. (<em>HR. Bukhari 2697, Muslim 12/16</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;     &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:-4;left:0;margin-left:36px;margin-top:25px;width:542px;height:39px;"><img src="/DOCUME~1/Garasi/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.gif" alt="" width="542" height="39" /></span><!--[endif]--><span>Rasul Saw bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em>wa iyyakum wa muhdatsatil umuri fa in kullu muhdatsatin bidhah. wa kulla bidh&#8217;atin dholalah</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Artinya: Dan jauhilah perkara yang diada-adakan (dalam agama) karena setiap perkara yang diada-adakan itu adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat. (<em>HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;--></p>
<table style="height:13px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="664">
<tbody>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table style="height:36px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="568">
<tbody>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><!--[if !vml]--><!--[endif]--><span><span> </span>Perayaan awal tahun baru hijriah bukan sekedar tidak memiliki sandaran dalil, tetapi lebih dari itu, ia adalah <em>perbuatan tasyabbuh</em> (menyerupai atau meniru-niru) kepada syiar agama nashrani yaitu perayaan tahun baru masehi. Padahal Rasul Saw bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em>Man tashabbaha biqaumin fahuwa minhum.</em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:relative;z-index:-3;"><span style="position:absolute;left:360px;top:-19px;width:235px;height:60px;"><img src="/DOCUME~1/Garasi/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image007.jpg" alt="" width="235" height="60" /></span></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Artinya: Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, mak ia adalah bagian dari mereka. (<em>HR. Ahmad 2/50, Abu Dawud 4/314. Sanadnya dianggap jayyid (baik) oleh Ibnu Taimiyyah dan dishahihkan oleh Al-Bani dalam Shahihul Jami’ 6149)</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span><span> </span>Ibnu Taimiyah berkata: “<em>Nabi Saw mempunyai khutbah-khutbah, perjanjian-perjanjian,peristiwa-peristiwa dihari yang sangat banyak, seperti hari perang Badar, perang Hunain, perang Khandaq, Fathu Makkah, hijrahnya beliau memasuki kota Madinah, dan ceramah-ceramah beliau yang berisi penjelasan tentang pondasi-pondasi agama. Tapi semuanya tidak menyebabkan hari-hari itu sebagai ied (perayaan), dan hal semacam ini (menjadikan kejadian-kejadian tertentu sebagai perayaan) hanya dilakukan oleh orang-orang Nasrani yang menjadikan hari-hari yang dilalui Isa As sebagai perayaan, atau orang-orang Yahudi. Ied (perayaan) adalah syariat. Maka apa yang disyariatkan oleh Allah adalah mesti diikuti dan jika tidak disyariatkan, maka tidak boleh mengada-ada didalam agama ini</em>”. (Lihat Iqtidla Ash-Shiratal Mustaqim 2/614-615).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Perayaan Tahun Baru Hijriah Dalam Rangka Muhasabah diri (Intropeksi diri) atau Sebagai Wasilah (sarana) Syiar Islam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span><span> </span>Adapun merayakan tahun baru dengan tujuan muhasabah dan sebagai sarana syiar Islam adalah sama terlarangnya dengan perayaan tahun baru itu sendiri. Karena telah melakukan <em>taqarrub </em>(pendekatan diri) kepada Allah Swt dengan wasilah yang bid’ah. Allah Swt berfirman:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span>Artinya: <em>Apakah mereka mempunyai sesembahan-sesembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan oleh Allah?</em>. (<strong>QS. 26;21</strong>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span><span> </span>Ibnu Mas’ud Ra ketika melihat orang-orang di masjid bertasbih, bertakbir dan bertahlil dengan menggunakan kerikil-kerikil kecil dan mereka berhujjah bahwa mereka tidak menginginkan kecuali kebaikan. Ia berkata: “<em>Betapa banyak peminat kebaikan tetapi ia tidak mendapatkannya</em>”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&amp;gt;--></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>
<div>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><!--[if !vml]--><span>Muhasabah tidak memiliki waktu yang terbatas atau waktu-waktu tertentu, muhasabah terbatas atau waktu-waktu tertentu, muhasbah ada disetiap waktu dari kehidupan muslim. Justru muhasabah, kata ulama-ulama adalah “<em>lebih tepat dilakukan ketika ia berada seorang diri dibanding ditempat-tempat keramaian</em>”. Imam Mawardi Ra berkata tentang muhasabah diri: “<em>Hendaklah dimalam hari ia memikirkan atau mengoreksi amalan-amalan yang dilakukannya di siang hari, karena pada waktu malam lebih banyak menimbulkan lintasan-lintasan pemikiran dan lebih banyak menghimpun daya pikir</em>”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span><span> </span>Tidak berbeda dengan Imam Mawardi, Ibnu Qayyim menasehatkan hal serupa: “<em>Diantara muhasabah yang paling bermanfaat adalah seseorang yang hendak tidur barang sejam sebelumnya memuhasabah dirinya terhadap kerugian dan keuntungan yang ia dapatkan dalam sehariannya</em>”. (<strong>lihat Ar-Ruh 79</strong>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><strong><span>Kesimpulan </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;"><span><span> </span>Perayaan 1 Muharram atau perayaan tahun baru hijriah bukan dari ajaran Islam. Dan hendaknya setiap muslim menjauh dari perbuatan-perbuatan yang tidak diridhai oleh Allah dan Rasul-Nya. <em>Wallahu ‘Alam&#8230;</em></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alikhlash.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alikhlash.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alikhlash.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alikhlash.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alikhlash.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alikhlash.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alikhlash.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alikhlash.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alikhlash.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alikhlash.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alikhlash.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alikhlash.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alikhlash.wordpress.com&blog=2804087&post=26&subd=alikhlash&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alikhlash.wordpress.com/2008/05/06/perayaan-1-muharram-tahun-baru-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f6d471ce657332d709ac439bf393df1b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ibnudahn</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/Garasi/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/Garasi/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image007.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>