<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for </title>
	<atom:link href="http://alikhlash.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alikhlash.wordpress.com</link>
	<description>Buletin Jumat Pondok Pesantren Alikhlash Wuluhan Jember</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Nov 2009 06:17:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Kami by taupik qurrohman lila</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com/perihal/#comment-74</link>
		<dc:creator>taupik qurrohman lila</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 06:17:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-74</guid>
		<description>maju terus al-ikhlash.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maju terus al-ikhlash.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Kami by taupik qurrohman</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com/perihal/#comment-73</link>
		<dc:creator>taupik qurrohman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 06:14:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-73</guid>
		<description>kenangan terindah di al-ikhlash</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kenangan terindah di al-ikhlash</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Hukum berhijab (berjilbab) by thiegz</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com/2009/01/01/hukum-berhijab-berjilbab/#comment-72</link>
		<dc:creator>thiegz</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 13:39:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alikhlash.wordpress.com/?p=113#comment-72</guid>
		<description>Astaghfirullah! Masya Allah!
gimana menurut anda, lebih baik mana kadang pake jilbab kadang juga dilepas daripada ga pake jilbab sama sekali? huhuhu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Astaghfirullah! Masya Allah!<br />
gimana menurut anda, lebih baik mana kadang pake jilbab kadang juga dilepas daripada ga pake jilbab sama sekali? huhuhu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Setan Dibelenggu by siti.</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com/2009/08/20/setan-dibelenggu/#comment-71</link>
		<dc:creator>siti.</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 13:31:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alikhlash.wordpress.com/?p=183#comment-71</guid>
		<description>asalamualikum
aku haya mau taya..tentang puwasa 6 hari sawal..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asalamualikum<br />
aku haya mau taya..tentang puwasa 6 hari sawal..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Hukum berhijab (berjilbab) by nachoz</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com/2009/01/01/hukum-berhijab-berjilbab/#comment-70</link>
		<dc:creator>nachoz</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 06:30:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alikhlash.wordpress.com/?p=113#comment-70</guid>
		<description>JILBAB SANGAT PENTING.........
JILBAB ITU KEBUTUHAN........
WANITA MUSTI BERJILBAB......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>JILBAB SANGAT PENTING&#8230;&#8230;&#8230;<br />
JILBAB ITU KEBUTUHAN&#8230;&#8230;..<br />
WANITA MUSTI BERJILBAB&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Perbedaan antara mani, madzi dan wadi by Hermal</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com/2008/04/26/perbedaan-antara-mani-madzi-dan-wadi/#comment-66</link>
		<dc:creator>Hermal</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 04:44:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://localhost/alikhlash/?p=6#comment-66</guid>
		<description>Apakah madzi yg keluar dapat membatalkan puasa? Mohon jawabannya segera.

&lt;strong&gt;admin response:&lt;/strong&gt;
kami kutipkan pertanyaan serupa sebagai berikut:
PERTANYAAN TENTANG HUKUM BERSUCI SETELAH BERCUMBU Tatkala suami isteri bercumbu, mencium, atau menyentuh dengan syahwat, lalu dia melihat di celana dalamnya ada cairan yang berasal dari farjinya setelah kemaluannya ereksi kemudian melunak. Lalu ditanyakan tentang pengaruh-pengaruh yang disebabkan oleh hal itu berupa bersuci, serta sah dan tidaknya puasa?  Jawaban Penanya tidak menyebutkan dalam pertanyaannya bahwa ia merasa sperma keluar karena mencumbui isterinya. Ia hanyalah menyebutkan bahwa dia melihat cairan di celana dalam-nya. Tampaknya, wallaahu a’lam, bahwa apa yang dilihatnya adalah madzi, [2] bukan mani. Madzi adalah najis yang mengharuskan untuk menyuci kemaluan, dan tidak membatalkan puasa menurut pendapat yang shahih dari pendapat-pendapat para ulama. Ia juga tidak wajib mandi karenanya. Adapun jika yang keluar adalah mani, maka ia wajib mandi dan membatalkan puasa. Mani adalah suci, hanya saja ia kotor dan disyari’atkan mencuci bagian pakaian atau celana yang terkena mani. Orang yang berpuasa disyari’atkan menjaga puasanya dengan meninggalkan segala hal yang akan membangkitkan syahwatnya, seperti bercumbu dan sejenisnya. [3]

Foote Note 
[2]. Madzi adalah cairan bening kental yang biasanya keluar dari kemaluan laki-laki pada saat mencumbu isterinya sebelum mencampurinya 
[3]. Fataawaa al-Lajnah ad-Daa-imah lil Iftaa&#039;.
http://www.almanhaj.or.id 
Tanggal: Minggu, 9 Maret 2008 10:49:33 WIB 
Dibuat oleh SalafiDB http://salafidb.googlepages.com </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah madzi yg keluar dapat membatalkan puasa? Mohon jawabannya segera.</p>
<p><strong>admin response:</strong><br />
kami kutipkan pertanyaan serupa sebagai berikut:<br />
PERTANYAAN TENTANG HUKUM BERSUCI SETELAH BERCUMBU Tatkala suami isteri bercumbu, mencium, atau menyentuh dengan syahwat, lalu dia melihat di celana dalamnya ada cairan yang berasal dari farjinya setelah kemaluannya ereksi kemudian melunak. Lalu ditanyakan tentang pengaruh-pengaruh yang disebabkan oleh hal itu berupa bersuci, serta sah dan tidaknya puasa?  Jawaban Penanya tidak menyebutkan dalam pertanyaannya bahwa ia merasa sperma keluar karena mencumbui isterinya. Ia hanyalah menyebutkan bahwa dia melihat cairan di celana dalam-nya. Tampaknya, wallaahu a’lam, bahwa apa yang dilihatnya adalah madzi, [2] bukan mani. Madzi adalah najis yang mengharuskan untuk menyuci kemaluan, dan tidak membatalkan puasa menurut pendapat yang shahih dari pendapat-pendapat para ulama. Ia juga tidak wajib mandi karenanya. Adapun jika yang keluar adalah mani, maka ia wajib mandi dan membatalkan puasa. Mani adalah suci, hanya saja ia kotor dan disyari’atkan mencuci bagian pakaian atau celana yang terkena mani. Orang yang berpuasa disyari’atkan menjaga puasanya dengan meninggalkan segala hal yang akan membangkitkan syahwatnya, seperti bercumbu dan sejenisnya. [3]</p>
<p>Foote Note<br />
[2]. Madzi adalah cairan bening kental yang biasanya keluar dari kemaluan laki-laki pada saat mencumbu isterinya sebelum mencampurinya<br />
[3]. Fataawaa al-Lajnah ad-Daa-imah lil Iftaa&#8217;.<br />
<a href="http://www.almanhaj.or.id" rel="nofollow">http://www.almanhaj.or.id</a><br />
Tanggal: Minggu, 9 Maret 2008 10:49:33 WIB<br />
Dibuat oleh SalafiDB <a href="http://salafidb.googlepages.com" rel="nofollow">http://salafidb.googlepages.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Bermain Musik Itu Haram by arul</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com/2008/07/20/bermain-musik-itu-haram/#comment-65</link>
		<dc:creator>arul</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 01:50:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alikhlash.wordpress.com/?p=51#comment-65</guid>
		<description>semuanya , tergantung pada diri sendiri.
tergantung niat. hanya allah yang maha tau, Allah yang akan memberi pahala ataupun dosa. bukan penulis artikel, ataupun ulama.

sekarang waktu sudah berubah.
sekarang, dakwah via musik terbukti sangat efisien.
banyaaaakk anak2 muda yang tersentuh jiwanya melalui musik.
- setidaknya mengingatkan dengan ALLAH-.

menurut saya, bila musik sebagai metode menyampaikan dakwah, itu halal.

anak muda,kecil,tua,besar,artis,musisi,tukang becak,pedagang,preman, hampir semua elemen masyarakat di Indonesia sangatt2 bersahabat dengan musik.
kalo dakwah via musik itu haram, sekarang pertanyaanya 
&quot; BAGAIMANA CARA BERDAKWAH TERHADAP mereka??&quot;
apakah tetap berlaku haram dengan resiko terjadi perpecahan pro dan kontra?
Setahu saya, islam tidak KAKU seperti ini.

&lt;strong&gt;admin comment:&lt;/strong&gt;
Arul_sip mudah2an anda diberi petunjuk oleh Allah, 
Dalam artikel telah disampaikan hadits Rasulullah Sallallahu &#039;alaihi wasallam, jadi yang mengharamkan bukan penulis atau ulama melainkan Rasulullah Sallallahu &#039;alaihi wasallam, silakan baca lagi dengan teliti.
kemudian mari kita simak ayat2 berikut, sambil silakan anda juga buka Al-Qur&#039;an, Allah berfirman:
&quot;Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan &lt;strong&gt;untuk dita&#039;ati&lt;/strong&gt; dengan seizin Allah...&quot; (An-Nisa 64)
&quot;Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) &lt;strong&gt;tidak beriman&lt;/strong&gt; hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan....&quot; (An-Nisa 65).

Maka Saran kami untuk Arul, dalam banyak hal utamanya ilmu Islam jangan lagi katakan &quot;menurut saya... menurut saya&quot;, tapi wajib sebaiknya berkata menurut Allah, menurut RasulluLlah, Sahabat dst. Karena belum tentu yang kita anggap baik itu baik disisi Allah, begitu juga sebaliknya, waLlahu a&#039;lam. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semuanya , tergantung pada diri sendiri.<br />
tergantung niat. hanya allah yang maha tau, Allah yang akan memberi pahala ataupun dosa. bukan penulis artikel, ataupun ulama.</p>
<p>sekarang waktu sudah berubah.<br />
sekarang, dakwah via musik terbukti sangat efisien.<br />
banyaaaakk anak2 muda yang tersentuh jiwanya melalui musik.<br />
- setidaknya mengingatkan dengan ALLAH-.</p>
<p>menurut saya, bila musik sebagai metode menyampaikan dakwah, itu halal.</p>
<p>anak muda,kecil,tua,besar,artis,musisi,tukang becak,pedagang,preman, hampir semua elemen masyarakat di Indonesia sangatt2 bersahabat dengan musik.<br />
kalo dakwah via musik itu haram, sekarang pertanyaanya<br />
&#8221; BAGAIMANA CARA BERDAKWAH TERHADAP mereka??&#8221;<br />
apakah tetap berlaku haram dengan resiko terjadi perpecahan pro dan kontra?<br />
Setahu saya, islam tidak KAKU seperti ini.</p>
<p><strong>admin comment:</strong><br />
Arul_sip mudah2an anda diberi petunjuk oleh Allah,<br />
Dalam artikel telah disampaikan hadits Rasulullah Sallallahu &#8216;alaihi wasallam, jadi yang mengharamkan bukan penulis atau ulama melainkan Rasulullah Sallallahu &#8216;alaihi wasallam, silakan baca lagi dengan teliti.<br />
kemudian mari kita simak ayat2 berikut, sambil silakan anda juga buka Al-Qur&#8217;an, Allah berfirman:<br />
&#8220;Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan <strong>untuk dita&#8217;ati</strong> dengan seizin Allah&#8230;&#8221; (An-Nisa 64)<br />
&#8220;Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) <strong>tidak beriman</strong> hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan&#8230;.&#8221; (An-Nisa 65).</p>
<p>Maka Saran kami untuk Arul, dalam banyak hal utamanya ilmu Islam jangan lagi katakan &#8220;menurut saya&#8230; menurut saya&#8221;, tapi wajib sebaiknya berkata menurut Allah, menurut RasulluLlah, Sahabat dst. Karena belum tentu yang kita anggap baik itu baik disisi Allah, begitu juga sebaliknya, waLlahu a&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Kami by Adib Ideawan</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com/perihal/#comment-64</link>
		<dc:creator>Adib Ideawan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 10:53:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-64</guid>
		<description>Slmt atas penerbitan bulletin ini,slmt berjuang mas ustadz...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Slmt atas penerbitan bulletin ini,slmt berjuang mas ustadz&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on PP Putri Al Ikhlash by Adib Ideawan</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com/pp-putri/#comment-63</link>
		<dc:creator>Adib Ideawan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 08:53:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alikhlash.wordpress.com/?page_id=27#comment-63</guid>
		<description>nuwun sewu Kyai...,dalem ngampung mlampah. Sugeng rahayu wilujeng dumateng poro Kyai lan sesepuh Al-Ikhlash kang kinurmatan. Joyojoyo dwipantoro,tetep joyo ngadhepi beboyo. Isy kariman awmut syahidan. @adib,bandar seri begawan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nuwun sewu Kyai&#8230;,dalem ngampung mlampah. Sugeng rahayu wilujeng dumateng poro Kyai lan sesepuh Al-Ikhlash kang kinurmatan. Joyojoyo dwipantoro,tetep joyo ngadhepi beboyo. Isy kariman awmut syahidan. @adib,bandar seri begawan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Darah haid melewati hari-hari normal by ernapewe</title>
		<link>http://alikhlash.wordpress.com/2008/05/22/darah-haid-melewati-hari-hari-normal/#comment-62</link>
		<dc:creator>ernapewe</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2009 00:58:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://localhost/alikhlash/?p=22#comment-62</guid>
		<description>Setelah anak berusia 3,5 tahun , saya berencana hamil lagi , dan saya menghentikan kb suntik yang selama ini saya gunakan. Tapi setelah itu, saya malah mengalami haid yang tidak pernah berhenti, yaitu sudah hampir 2,5 bulan berjalan.Yang menjadi kebingungan saya adalah , darah haid nya kalau saya melihat secara awam, memang seperti darah haid seperti umumnya, tidak seperti nanah yang kekuningan, dan saya bingung juga jika harus membedakan apakah ini darah haid atau darah penyakit. Saya bimbang , apakah saya bisa melakukan sholat , puasa , dan lainnya ? Sedang kalau saya membaca referensi - referensi di web - web islami, tidak ada batasan darah haid harus berhenti selama 15 hari dan setelah itu dianggap penyakit. Jadi jika keadaan darah haid belum berhenti , maka dianggap memang belum suci. Jujur saya tidak begitu paham hukum- hukum haid dalam islam. Mohon petunjuk dan penjelasannya. Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah anak berusia 3,5 tahun , saya berencana hamil lagi , dan saya menghentikan kb suntik yang selama ini saya gunakan. Tapi setelah itu, saya malah mengalami haid yang tidak pernah berhenti, yaitu sudah hampir 2,5 bulan berjalan.Yang menjadi kebingungan saya adalah , darah haid nya kalau saya melihat secara awam, memang seperti darah haid seperti umumnya, tidak seperti nanah yang kekuningan, dan saya bingung juga jika harus membedakan apakah ini darah haid atau darah penyakit. Saya bimbang , apakah saya bisa melakukan sholat , puasa , dan lainnya ? Sedang kalau saya membaca referensi &#8211; referensi di web &#8211; web islami, tidak ada batasan darah haid harus berhenti selama 15 hari dan setelah itu dianggap penyakit. Jadi jika keadaan darah haid belum berhenti , maka dianggap memang belum suci. Jujur saya tidak begitu paham hukum- hukum haid dalam islam. Mohon petunjuk dan penjelasannya. Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
