• Buletin Al-Ikhlash

    Diterbitkan Oleh:
    Seksi Dakwah Yayasan Pondok Pesantren Al-Ikhlash Wuluhan Jember.
    Penasehat:
    Ust.Ahmad Amar Syarif
    Pemimpin Redaksi:
    Ust. Muhammad Ayyub
    Pemimpin Usaha:
    Ibnu Muchsin Al-Rosi
    Dewan Redaksi:
    Ust. Ahmad Amar Syarif,
    Ust. Muhammad Ayyub,
    Ust. Hamzah Amali,
    Ust. Abdullah Muid.
    Sekretaris:
    Abu Owais
    Keuangan:
    Fredy
    Sirkulasi dan Distribusi:
    Abu Ismail, Ihsan,
    Alamat Redaksi:
    Pondok Pesantren Al-Ikhlash No.76, Dukuh Dempok, Wuluhan, Jember, Jawa Timur, Indonesia. Telp (0336) 621286. Tromol Pos 01.
    Info Berlangganan:
    Infaq Rp.200/lembar Untuk luar kota pemesanan minimal @50 eks =Rp 50.000/bulan (Jawa) & Rp 55.000/bulan (Luar Jawa) - Sudah termasuk ongkos kirim. Rekening 8910152361 BCA a/n A.Hadiq. Hub: 081342298660.
    Layangkan Pertanyaan:
    Via SMS dan Telp ke (0331) 7804690
  • July 2010
    M T W T F S S
    « Mar   Nov »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Meta

  • Kajian Salaf

Setan dibelenggu di bulan Ramadhan

Soal: Di dalam  hadits disebutkan bahwa pada bulan Ramadhan syaithan-syaithan pada di belunggu. Namun pada kenyataannya masih ada saja orang yang berpuasa melakukan kemaksiyatan. Mohon dijelaskan [Hamba Allah - Jember]

Jawab: Benar, setan-setan dibelunggu pada bulan Ramadhan. Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, ‘Jika masuk bulan Ramadhan, maka pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setang-setan dirantai’ HR. Al-Bukhari 4/112 Muslim 1079.

Dan diantara tanda-tanda yang kita saksikan bahwa setan itu dibelunggu atau dirantai dibulan Ramadhan adalah banyaknya pelaku kemaksiyatan berhenti dari kemaksiyatannya dan bertaubat kepada Allah Ta’ala secara berbondong-bondong. Namun, mengapa tidak semua pelaku kemaksiyatan bertaubat? mengapa hanya sebagian besarnya saja? mengapa  masih ada saja  yang melakukan perbuatan tercela dibulan Ramadhan?

Salah satu diantara jawabannya adalah; lantaran syaithan yang dimaksudkan pada hadits shahih diatas adalah Al-Maradatu. Yaitu syaithan yang amat membangkang. Artinya, tidak semua syaitan dibelunggu, yang dibelunggu hanyalah mereka yang keras permusuhannya kepada manusia. Pemaknaan seperti ini sesuai dengan sabda Rasulullah Sallallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang lain, ‘Telah datang kepada kalian, bulan Ramadhan. Bulan penuh berkah, dimana Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa didalamnya. Pada bulan itu pintu-pintu dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan syaithan-syaithan yang amat membangkang dibelunggu. Pada bulan itulah terdapat sebuah malam yang lebih utama bila dibandingkan dengan seribu bulan. Barangsiapa yang dijauhkan dari kebaikan bulan Ramadhan maka dia berarti telah dijauhkan dari semua bentuk kebaikan.’ [HR. An-Nasai 4/129 , lihat dalam Shahih At-Targhib 1/490]

Ada jawaban lain selain jawaban diatas, tetapi inilah jawaban yang lebih memuaskan. Wallahu A’lam.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: