Pertanyaan:
Apakah yang dimaksud dengan firman Allah dalam surat An-Nisâ’ bahwa Allah menciptakan Isa dari kalimat-Nya dan ruh dari-Nya ? Mohon dijelaskan! Mengingat orang-orang Nashara (Kristen) menjadikan ini sebagai dasar bahwa Isa adalah anak Allah. (Guido – Malang)
Jawab:
Anda tidak perlu takjub dengan ungkapan-ungkapan orang Nashara tersebut -Semoga laknat Allah untuk mereka secara terus-menerus-. Jika mereka jahil (bodoh) dalam penafsiran ayat ini maka ketahuilah bahwa pendahulu-pendahulu merekapun sama jahil dan sesatnya. Ibnu Katsir Rahimahullahu Ta’ala berkata, ‘Orang-orang Nashara-semoga laknat Allah atas mereka- disebabkan karena kejahilan mereka hingga mereka tidak memiliki kepastian (ketentuan) dan kekufuran mereka tidak memiliki batas bahkan, perkataan dan kesesatan mereka tersebar luas. Diantara mereka ada yang berkeyakinan bahwa Isa adalah Ilâh. Ada pula yang berkeyakinan bahwa ia sekutu (Allah) dan ada pula yang berkeyakinan bahwa anak-Nya. Mereka berkelompok banyak sekali dan masing-masing memiliki pendapat yang berbeda-beda dan bermacam-macam. Alangkah indahnya sebagian ahli kalam yang menyatakan: ‘Seandainya sepuluh orang Nashara berkumpul, niscaya mereka terpecah menjadi sebelas pendapat.’(Lihat Ibnu Katsir 2/349).
Makna ‘kalimat’ dan ‘ruh dari Allah
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman
Artinya, ‘Wahai ahli kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya.’ (QS; An- Nisa’ 171).



